Translate

Sabtu, 08 September 2018

Proses Saat Menyalakan Komputer



   Pada artikel ini, saya menuliskan beberapa tahapan yang terjadi saat proses menyalakan komputer yaitu :
Power Supply → Motherboard → Processor → ROM BIOS → POST → CMOS → Operating System


Berikut adalah penjelasan mengenai proses tersebut. Namun sebelum itu akan lebih baik jika mengetahui beberapa hal tentang booting.

Booting adalah suatu proses untuk menghidupkan atau menyalakan komputer sampai Sistem Operasi mengambil alih proses.

BIOS (Basic Input Output System) adalah suatu kode software dalam sistem komputer yang memiliki fungsi utama untuk memberi informasi visual saat komputer dinyalakan, memberi akses keyboard dan juga memberi akses komunikasi secara low-level diantara komponen hardware.

Saat komputer dihidupkan, processor menjalankan BIOS, dan kemudian BIOS melakukan POST (Power On Self Test) yaitu memeriksa atau mengecek semua hardware yang ada. Ini dapat dilakukan jika setting BIOS benar. BIOS akan mencari disk boot untuk menjalankan Sistem Operasi.

Proses booting dibedakan menjadi 2, yaitu :
1.   Cold Booting
Booting komputer dari keadaan mati.
2.  Warm Booting
Booting komputer pada saat komputer sudah hidup (mendapat suplai listrik) atau bisa disebut juga dengan Restart atau Reboot.
Saat booting kita dapat melakukan interupsi untuk melihat atau mengatur konfigurasi BIOS, yaitu dengan menekan tombol DEL atau tombol lain tergantung BIOS-nya.

Berikut adalah proses booting pada komputer :
1.    Sambungkan atau tancapkan kabel power pada stopkontak (sebagai sumber listrik).
2.   Pastikan seluruh perangkat komputer terpasang dengan benar (monitor, keyboard, mouse, CPU, dll).
3.   Tekan tombol ON (power) pada CPU.
4.   Power Supply
Saat arus listrik dalam keadaan baik, Power Supply akan mengirim sinyal ke CPU (Central Processing Unit).
5.   CPU akan beroperasi dan menjalankann instruksi yang berada dalam chip yang disebut ROM BIOS (Read Only Basic, Basic Input Output System).
6.   ROM BIOS (BIOS)
Berisi informasi yang mencakup seluruh set instruksi untuk mengelola proses boot-up komputer yang kemudian akan dicek dan dilihat Processor untuk tahap selanjutnya.
Chip ROM BIOS memiliki informasi permanen sehingga data akan tetap meskipun komputer dimatikan.
7.   Jika saat proses pemeriksaan dasar dari hardware (perangkat keras) utama komputer (disk drive, keyboard, mouse, printewr, dll) terdapat kesalahan maka BIOS akan memberi kode POST error seperti bunyi beep atau kode POST pada layar. Proses ini akan terhenti jika masalah telah terselesaikan.
8.   BIOS juga mengecek dan mengaktifkan ROM lain chip BIOS pada kartu berbeda yang dipasang pada komputer (suara dan grafis kartu video atau VGA) dan menyediakan satu set rutinitas tingkat rendah bahwa Sistem Operasi digunakan untuk antarmuka dengan semua hardware yang berbeda, seperti : keyboard, mouse, printer, dll.
9.   Pada saat yang sama BIOS akan memeriksa komputer melakukan Cold Boot atau Warm Boot,
a.   Jika hanya Warm Boot maka BIOS akan melompati sisa POST dan langsung loading Sistem Operasi.
b.   Jika Cold Boot POST akan memverifikasi RAM (Random Access Memory), memeriksa PS/2 port atau port USB untuk hardware dan memverifikasi bahwa  semua hardware bekerja.
10. BIOS mencari komponen interkoneksi bus parifer (PCI) dan mengecek semua kartu PCI.
11.  BIOS memeriksa CMOS untuk daftar harddisk yang diidentifikasi sebagai perangkat boot.
(CMOS adalah chip komputer internal yang memegang daftar informasi disk boot dan informasi lain seperti tanggal dan waktu).
12. BIOS memulai urutan boot dari perangklat pertama yang tercantum dalam daftar CMOS. Contoh :
a.   Floppy Drive
b.   CD-ROM
c.    Hard Drive.
Jika tidak menemukan perangkat pertama, maka BIOS akan menggunakan perangkat selanjutnya, misal CD-ROM.
13. Saat sudah menemukan boot device sesuai Master Boot Record yang valid, BIOS mengalihkan tanggungjawab sisa proses boot ke perangkat tersebut.
Master Boot Record harddisk terbagi 2, yaitu
a.   Menjelaskan cara harddisk terstruktur atau dipartisi
b.   Berisi kode partisi loader, petunjuk untuk melanjutkan proses boot.
14. Operating System
Sebuah logo suatu Sistem Operasi yang ada pada drive akan muncul pada layar monitor.

Sekian pemaparan tentang terjadinya booting pada komputer, semoga bermanfaat.

Referensi :